7 Makanan Khas Indonesia Asal Belanda

Kuliner  

Jejak Belanda di Indonesia banyak ditemukan dalam berbagai hal, termasuk di antaranya dalam kuliner. Beberapa kuliner tersebut ada yang dibawa langsung dari Belanda dan yang diperkenalkan saat mereka menjajah Indonesia. Hingga kini, beberapa kuliner tersebut sudah menjadi bagian dari budaya Indonesia. Berikut adalah jenis kuliner tersebut.

foto : dok republika.co.id

1. Kroket

Makanan yang berasal dari Belanda ini berisi campuran daging cincang dan sayuran serta dibalur dengan tepung panir. Di negeri aslinya, kroket ini disebut dengan kroketten. Sebenarnya, kroket berasal dari Prancis yang dibawa ke Indonesia oleh Bangsa Belanda. Di Prancis, resep tersebut dipopulerkan sejak 1691. Bahkan Raja Prancis Louis XIV merupakan penggemar kroket. Sementara di Belanda, resep kroket Belanda muncul sejak tahun 1830-an.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

2. Kastengel

Kastengel atau kaasstengels adalah kue kering yang terbuat dari campuran margarin atau mentega dengan kuning telur dan keju edam lalu ditambah parutan keju di atasnya. Kastengel yang berarti kue stik keju ini memang berasal dari Belanda. Di Indonesia, kue ini biasa disajikan saat Idul Fitri. Selain itu, dapat disajikan saat Natal dan Imlek bagi yang merayakannya.

3. Nastar

Kue kering ini ini menjadi salah satu sajian khas Lebaran di Indonesia. Kue nastar merupakan kue kering yang berbentuk bulat dengan isian selai nanas. Pada bagian atas biasanya dioles dengan kuning telur dan diberi cengkeh atau parutan keju. Nastar merupakan kata serapan dari annanas tart yang berarti tart nanas. Resep aslinya kue ini menggunakan selai stroberi, apel, persik dan buah lainnya.

4. Klappertaart

Makanan yang satu ini memang populer di Manado. Klappertaart merupakan kue yang berbahan dasar tepung, mentega, gula, susu, santan, dan kelapa. Sesuai dengan namanya klappertaart berarti kue kelapa. Kue ini dibawa oleh Belanda dan disajikan dalam jamuan rijsttafel atau rice table. Cara memasak kue ini bisa dipanggang atau tidak. Bila dipanggang, kue ini akan bertekstur padat seperti kue pada umumnya sedangkan jika tidak dipanggang maka klappertaart bertekstur lembut.

5. Perkedel

Makanan yang terbuat dari kentang yang dilumatkan yang dicampur dengan daging cincang atau kornet dan daun bawang ini sangat populer di Indonesia. Perkedel tersebut merupakan serapan dari kata frikadel atau frikadelller yang dibuat dari daging cincang dan digoreng. Perbedaannya, perkedel asli Belanda tidak menggunakan bahan dasar kentang. Namun persamaannya, sama-sama dihidangkan sebagai lauk-pauk.

6. Schotel

Schotel atau macaroni schotel terbuat dari pasta atau macaroni yang dicampur dengan campuran daging ayam, susu, mentega, bawang bombay, bahkan kentang. Schotel sendiri diambil dari bahasa Belanda yaitu schotel atau schaal yang berarti hidangan atau piring.

Schotel dimasak dengan cara dipanggang di dalam oven dalam waktu yang cukup lam. Di Indonesia, schotel merupakan camilan yang dhidangkan dengan saus tomat atau saus sambal.

7. Spekuk

Spekuk atau lapis legit merupakan kue basah peninggalan Belanda. Nama spekuk berasal dari kata spekkoek yang secara harfiah berarti kue daging babi. Dinamai spekuk karena lapisan pada kue tersebut mirip dengan lemak babi. Di Indonesia spekuk lebih dikenal dengan sebutan lapis legit karena kue tersebut terdiri dari banyak lapisan dan bercita rasa manis.

Itulah beberapa makanan yang berasal dari Belanda yang telah menjadi makanan khas Indonesia. Kalian suka yang mana? (Lutfie Fahrizal R)

Berita Terkait

Image

Yuk, Kuliah Keuangan di Amsterdam dengan Orange Tulip Scholarship

Image

Perbedaan antara Solo dan Surakarta

Image

Lima Pilihan Kuliner Unik Khas Solo

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Calakan artinya cerdas dalam bahasa Sunda. Media Calakan ini diharapkan mencerdaskan para pembacanya khususnya terkait informasi-informasi yang berman

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

[email protected] (Marketing)

× Image