Menengok Sejarah Indonesia di Museum KAA

Melancong  

Bandung tak hanya terkenal dengan kuliner, fashion atau tempat nongkrong yang asyik. Kota Kembang ini juga menjadi rumah bagi berbagai museum. Salah satunya yang fenomenal adalah Museum Konferensi Asia Afrika (KAA). Berlokasi di tempat pusat kota Bandung yaitu Jalan Asia-Afrika, museum ini memberikan pengunjungnya pengalaman yang berharga mengenai peran Indonesia di masa lalu, khususnya peran di kancah internasional melalui Konferensi Asia-Afrika pada tahun 1955.

foto : dokpri

Yang menarik, untuk masuk ke dalam museum ini tidak dipungut biaya. Bahkan jika kita datang berombongan, akan ada pemandu yang siap membantu kita, menjelaskan setiap informasi yang ada di dalam ruang pamer. Lokasi Museum KAA ini hanya berjarak selemparan batu dari alun-alun Bandung. Jika Sobat Calakan pernah berkunjung ke alun-alun Bandung, maka dari arah timur, sebelum mencapai alun-alun Bandung, kita akan melewati gedung di sebelah kiri, yang di depannya berdiri banyak tiang bendera. Tiang-tiang ini menjadi salah satu spot untuk berfoto mereka yang bermain ke kawasan alun-alun Bandung. Nah, museum ini tepat berada di depan tiang-tiang tersebut karena memang tiang-tiang bendera ini milik museum.

Untuk mengelilingi museum ini tak perlu waktu yang lama sebab memang museumnya tidak luas. Dengan penjelasan dari pemandu, kita bisa menghabiskan waktu sekitar satu jam. Tetapi tanpa pemandu, kita hanya memerlukan waktu sekitar 15-30 menit saja.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Di dalam museum, selain ada ruang pamer berisi foto-foto dan video yang ditayangkan, ada juga ruang konferensi serta perpustakaan. Membaca informasi atau mendengarkan penjelasan dari pemandu di museum ini akan membuat kita semakin mencintai Indonesia sebab ternyata di masa lalu, negeri kita sudah berkiprah begitu hebat di dunia internasional.

Secara umum museum dibuka pada pukul 09.00 WIB, tetapi untuk hari-hari yang bisa dikunjungi, kita harus mengecek jadwalnya di website museum KAA. Hal ini dikarenakan museum ini memiliki jadwal yang berbeda setiap bulannya. Apalagi, ada masa-masa ketika gedung yang memang sudah berusia tua ini, harus direnovasi. Pelaksanaan renovasinya pun tidak bersamaan sehingga hal tersebut mempengaruhi jadwal buka museum. Namun untuk pastinya, bisa langsung cek di website berikut ini https://asiafricamuseum.org/

Jadi, jika berkunjung ke Bandung atau tepatnya ke kawasan alun-alun Bandung, jangan sampai melewatkan museum ini ya. Sambil berwisata sambil belajar sejarah juga.

Berita Terkait

Image

Sop Buntut Harum Sari, Penghangat Tubuh di Musim Hujan

Image

7 Cara Untuk Menikmati Kota London

Image

The Hallway : Nongkrong Seru di Tengah Pasar

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Calakan artinya cerdas dalam bahasa Sunda. Media Calakan ini diharapkan mencerdaskan para pembacanya khususnya terkait informasi-informasi yang berman

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image