Lima Beasiswa Tanpa Syarat IPK Tinggi

Umum  

Banyak pemberi beasiswa ke luar negeri yang mensyaratkan IPK minimum, dan biasanya lebih dari 3,00. Hal ini membuat sebagian calon mahasiswa S2 dan S3 harus mengubur impiannya untuk melanjutkan studi di luar negeri dengan beasiswa. Akan tetapi, ada beberapa pemberi beasiswa yang tidak mensyaratkan IPK tinggi. Mau tahu apa aja? Simak ulasannya berikut ini.

ilustrasi : dok. republika.co.id

1. Global Korea Scholarship

Beasiswa Global Korea Scholarship dikelola oleh NIIED (National Institute for International Education) sebuah lembaga eksekutif yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Korea Selatan. Bagi yang ingin kuliah S1 ke Korea Selatan dapat mendaftar beasiswa GKS ini.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Beasiswa GKS ini memberikan banyak fasilitas seperti tiket pesawat pulang-pergi, biaya pelatihan Bahasa Korea, appreciation fee (bagi yang sudah mahir Bahasa Korea), dan lain-lain. Adapun persyaratan umur untuk mendaftar beasiswa bagi S1 yaitu di bawah 25 tahun, sedangkan S2 dan S3, kandidat harus berumur di bawah 40 tahun.

2. Australia Awards Scholarship

Beasiswa berikutnya hanya difokuskan untuk kandidat yang berasal dari wilayah yang menjadi kemitraan utama (targeted area) Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Australia seperti Aceh, Nusa Timur Tenggara, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara. Serta Pegawai Negeri Sipil atau PNS, bukan pegawai BUMN. Selain itu, hanya program studi tertentu saja yang dapat dibiayai oleh beasiswa ini.

Bagi calon mahasiswa S3 yang ingin mendaftar beasiswa ini, dapat menggunakan TOEFL PBT dan menyertakan referensi akademik dari pembimbing S2. Sedangkan IPK bagi kandidat yang berasal dari wilayah kemitraan paling rendah 2,9. Namun, untuk kasus tertentu seperti disabilitas Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia atau DFAT mensyaratkan IPK lebih tinggi atau sama dengan 2,75.

3. MAECI

MAECI atau The Ministry of Foreign Affairs and International Cooperation memberikan kesempatan kepada warga negara asing untuk belajar di Italia. Tujuan dari program tersebut untuk mendorong kerja sama internasional di bidang budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi. Program ini bertujuan untuk mempromosikan bahasa dan budaya Italia serta untuk mendukung sistem ekonomi Italia di dunia.

Masa studi di Italia dengan beasiswa ini selama enam (6) atau sembilan (9) bulan. Selain itu, diperlukan kemampuan Bahasa Italia setara level B2 bila perkuliahan menggunakan Bahasa Italia. Begitu juga dengan Bahasa Inggris, bila perkuliahan dengan Bahasa Inggris. Sedangkan, untuk program S3 dan project research tidak memerlukan sertifikat kemampuan bahasa.

4. France Exellence

Jenis beasiswa ini menawarkan beasiswa dari jenjang D3 hingga S2 (baik M1 dan M2). Untuk mendaftar beasiswa ini diharuskan menunjukkan sertifikat kemampuan Bahasa Inggris dan Prancis. Adapun persyaratan umur untuk mendaftar beasiswa D3/S1 maksimal 21 tahun, sedangkan untuk mendaftar S2 maksimal 30 tahun. Kabar baiknya beasiswa ini tidak mensyaratkan IPK ataupun nilai minimal.

Adapun fasilitas yang didapat mulai dari pembuat visa belajar, tiket pesawat pulang pergi, biaya CVEC, tunjungan kuliah, hingga tunjangan kesehatan. Ada juga biaya hidup sebesar 700 euro per bulan.

5. Séjour Scientifique de Haut Niveau (SSHN)

Beasiswa ke Prancis lainnya yaitu SSHN yang dikhususkan bagi peneliti muda dan senior. Yang dimaksud peneliti muda adalah mahasiswa S3 atau bergelar doktor kurang dari lima tahun. Sedangkan peneliti senior yaitu peneliti bergelar doktor lebih dari lima tahun. Untuk tahun ini, penerima beasiswa ini mendapat dukungan dana mobilitas dan biaya hidup di Prancis mulai dari September hingga Desember 2022. Saat ini, pendaftaran beasiswa SSN gelombang dua dibuka hingga 15 Oktober 2022 dan dilakukan seleksi secara berkala setiap bulannya.

Itulah beberapa beasiswa yang tidak mematok IPK tinggi kepada kandidatnya. Karena itu, Anda masih memiliki harapan untuk melanjutkan studi di luar negeri dengan IPK yang ada. Meski mungkin pilihan tempat belajar berbeasiswa itu bukan di negara impian kalian, yang lebih penting adalah ilmu dan pengalaman yang didapatkan dapat bermanfaat bagi banyak orang. Ya kan? (Lutfie Fahrizal Rizky)

Berita Terkait

Image

Ke Kanada dengan Beasiswa The University of Winnipeg Presidents Scholarship

Image

Beasiswa Chinese Government Scholarship untuk S2 dan S3

Image

Ada Lho Beasiswa Untuk Atlet di University of East London

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Calakan artinya cerdas dalam bahasa Sunda. Media Calakan ini diharapkan mencerdaskan para pembacanya khususnya terkait informasi-informasi yang berman

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image